Persiapan Wukuf untuk Jemaah Haji yang Miliki Riwayat Penyakit

Reporter : Maulana Kautsar
15 Agustus 2018 10:53
Pastikan menjaga kondisi fisik dancobalah lebih peka dalam membaca sinyal tubuh.

Dream - Jemaah haji pekan depan akan menjalani ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Persiapan fisik penting dilakukan agar ibadah bisa berjalan dengan baik.

Kepala Seksi Kesehatan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, M. Imran, mengatakan ada persiapan khusus untuk jemaah haji jelang Armina. Pesan ini untuk mengantisipasi kondisi jemaah yang punya tingkat kerawanan penyakit tinggi.

Ia meminta jemaah yang memiliki riwayat penyakit seperti jantung, diabetes, asma serta penyakit lainnya melakukan istirahat yang cukup. Selalu konsumsi makanan tepat waktu dan rajin memeriksakan kesehatan ke dokter pendamping.

" Selalu gunakan alat pelindung diri ketika berada di luar ruangan," kata Imran, di Mekah, Selasa, 14 Agustus 2018.

Alat pelindung diri (APD) ini antara lain payung, alas kaki, masker, botol penyemprot berisi air. Hingga hari ini, sebanyak 167 jemaah haji masih dirawat di KKHI Mekah dan 108 jemaah lain dirawat ke Rumah Sakit Arab Saudi. Imran menyebut jemaah yang dirawat umumnya mengalami cardiovascular disease.

Imran membantah banyaknya jemaah yang berpenyakit jantung akut itu karena bawaan dari Tanah Air. Jemaah yang berpenyakit jantung di Tanah Suci karena meningkatnya aktivitas tubuh.

" Usianya yang lanjut karena kelelahan yang menjadi beban. Proses adaptasi berusia lanjut itu terbatas," ujar dia.

Imran menjelaskan peningkatan kapasitas beban jantung dan aktivitas yang berat pada paru-paru jadi kondisinya akut.

Beri Komentar