Jantung Tetap Sehat Selama Beribadah Haji

Reporter : Maulana Kautsar
6 Agustus 2018 17:04
Ada hal-hal yang harus dijadikan perhatian para jemaah yang memiliki riwayat penyakit jantung.

Dream - Salah satu penyakit yang paling banyak dialami jemaah Indonesia yang berangkat haji ke Tanah Suci adalah penyakit jantung. Tak heran kalau para tenaga medis yang bertugas pun sudah siap dengan fasilitas dan obat-obatan untuk para jemaah yang berpenyakit jantung.

Namun ada hal-hal yang harus dijadikan perhatian para jemaah yang memiliki riwayat penyakit jantung. Hal pertama adalah tidak berlebihan dalam beraktivitas dan tak memaksakan.

Misalnya, keinginan untuk umroh biasanya begitu besar dan ingin dilakukan berkali-kali atau saat malam ingin selalu salat di Masjidil Haram. Tapi ingatlah kondisi tubuh terutama jantung.

Jangan sampai kelelahan yang bisa memicu serangan sehingga menghambat ibadah yang seharusnya wajib. Minum obat secara teratur juga sangat penting.

Terutama yang memang sudah membawa obat khusus dari Tanah Air yang direkomendasikan dokter. Jika merasa sesak napas, dada terasa berat, jangan segan untuk segera berkonsultasi dengan para dokter di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Tim dari KKHI juga terdiri dari para dokter spesialis yang siap memberikan konsultasi secara menyeluruh. Jika memang membutuhkan perawatan jantung lebih intensif dokter bisa saja merujuk ke Rumah Sakit khusus Jantung di sekitar Mekah dan Madinah.

Jaga juga kondisi tubuh dengan mengasup makanan sehat terutama buah-buahan kaya air. Apapun kondisinya pastikan perut terisi dan kebutuhan cairan terpenuhi. Ingat, masih ada puncak ibadah yaitu wukuf di padang Arafah.

Ibadah satu ini membutuhkan ketahanan fisik yang sangat mumpuni. Yaitu berjalan cukup jauh menuju Arafah dengan kondisi cuaca yang sangat panas bahkan hingga malam hari. Serta berbarengan dengan jutaan jemaah lainnya dengan kondisi berdesakan.

Memohon kekuatan dari Allah SWT untuk bisa menyelesaikan ibadah Haji merupakan hal yang tak bisa dipungkiri. Namun kita juga harus berikhtiar dengan menjaga kondisi tubuh tetap fit hingga ibadah usai.

Beri Komentar