Tips Atasi Suhu dan Kelembapan di Tanah Suci

Reporter : Dream.co.id
21 Juli 2018 18:45
Suhu dan kelembapan yang rendah juga berpengaruh dalam aktivitas ibadah jemaah haji.

Dream - Musim haji di Arab Saudi telah dimulai. Sejumlah jemaah asal Indonesia telah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah.

Tantangan, yang dihadapi jemaah ketika tiba di Tanah Suci bukan hanya medan dan lokasi. Suhu dan kelembapan yang rendah juga berpengaruh dalam aktivitas ibadah jemaah haji.

Anggota Tim Promotif Preventif Kementerian Kesehatan, Dian Shinta Fitriyani, menyebut kondisi itu menyebabkan kulit kering dan gatal.

" Jika digaruk dapat menyebabkan luka," ujar Dian.

Untuk mencegahnya, gunakan pelembab dan oleskan pada kulit yang kering. Misalnya, pada wajah, tangan, dan kaki.

Selain kulit, bibir pecah-pecah dapat menyerang jemaah haji. Dian menyarankan agar jemaah haji terus menggunakan pelumas bibir.

" Dan mengonsumsi buah-buahan yang cukup. Serta sering-seringlah membasahi bibir dengan air minum," ujar dia.

Perbedaan suhu Indonesia dan Arab Saudi juga membuat jemaah mengalami mimisan. " Hal ini terjadi karena udara yang masuk ke saluran nafas kita, kering dan panas, sehingga pembuluh udara di dalam hidung lebih mudah pecah," ujar dia.

Bagi jemaah yang sering mengalami mimisan, Dian menyarankan agar jemaah membasahi masker dan menyemprotkan air ke area wajah.

Selain beberapa hal itu, jemaah haji juga dapat terserang batuk dan tenggorokan kering. Untuk jemaah haji yang merokok, Kementerian Kesehatan mengimbau agar tak merokok selama di Tanah Suci.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar dari Madinah

Beri Komentar