Satu Orang Naik Haji, Diantar Warga Sekampung

Reporter : Eko Huda S
19 Juli 2018 06:20
Momen-momen seperti inilah yang mengundang keharuan. Para kerabat bahkan meneteskan air mata saat melepas kepergian jemaah calon haji yang akan terbang ke Tanah Suci.

Dream - Beramai-ramai mengantar calon jemaah haji sudah jadi tradisi sebagian Muslim di Tanah Air. Ada keyakinan bahwa mengantar calon haji bisa membuat mereka segera dipanggil untuk menunaikan rukun Islam ke lima itu pada tahun-tahun berikutnya.

Itu pula yang diyakini masyarakat Muslim di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Saban tahun mereka selalu ramai-ramai turut mengantar apabila ada calon jemaah haji di kampung mereka akan berangkat ke Tanah Suci.

Cobalah datang ke Asrama Haji Mataram atau Bandara Internasional Lombok saat ada pemberangkatan calon haji. Pasti Anda akan menemukan ratusan orang yang menyemut di depan lokasi itu.

Masyarakat, terutama kerabat, akan tetap memanggil jemaah calon haji untuk keluar asrama dan mengajak menepi ke dekat pagar pembatas halaman agar dapat bersalaman dan saling bermaafan.

 haji

Jemaah calon haji diantar kerabat (www.ntb.kemenag.go.id)

Momen-momen seperti inilah yang mengundang keharuan. Para kerabat bahkan meneteskan air mata saat melepas kepergian jemaah calon haji yang akan terbang ke Tanah Suci.

Keramaian sebelum penerbangan itu bukan awal. Sebab, selama dua minggu sebelum itu, masyarakat dan kerabat telah datang ke rumah calon jemaah haji. Mereka datang dengan membawa gula, beras dan sebagainya.

Sementara, zikir dan doa terus dilakukan setiap malam hingga malam keberangkatan. Saat malam menjelang berangkat, calon jemaah haji bahkan tidak tidur semalam suntuk. Sejumlah masyarakat juga ikut menunggu hingga pagi hari, sekaligus langsung mengantarkannya.

Sumber: ntb.kemenag.go.id

Beri Komentar