Penjual Mi Ayam Naik Haji Setelah Sang Ayah Menolak ke Tanah Suci

Reporter : Eko Huda S
31 Juli 2018 12:59
Linda terus membujuk sang ayah untuk menunaikan haji. Namun, tetap saja sang ayah menolaknya.

Dream - Linda Safitri. Perempuan 32 tahun ini punya kisah unik sebelum berangkat berhaji. Semula dia ingin mendaftarkan sang ayah. Namun ternyata justru dia yang berangkat ke Tanah Suci.

Linda mulai berniat menghajikan sang ayah, M Yusuf, pada 2004. Sejak itu dia menyisihkan penghasilan dari membantu sang ayah menjual mi ayam bakso di depan Gedung DPRD Medan, Sumatera Utara.

Bapak dan anak ini berdagang menggunakan becak gerobak sejak 22 tahun silam. “ Saya berniat, ya Allah bila terkumpul, uang ini untuk naik haji ayah saya,” kata Linda dikutip dari merdeka.com, Selasa 31 Juli 2018.

Tujuh tahun setelah itu, uang yang diperlukan terkumpul. Linda mengajak ayahnya mendaftar haji. “ Alhamdulillah terkumpul pada tahun 2011.”

Saat bulan Puasa kala itu, Linda mengajak sang ayah mendaftar haji. Dia menyampaikan niatnya agar sang ayah pergi ke Tanah Suci. “ Tetapi, ayah saya tidak mau,” jelas warga Jalan Sumarsono Gang Mesjid, Medan Helvetia, ini.

Linda tak menyerah. Dia terus membujuk sang ayah untuk menunaikan rukun Islam ke lima itu. Namun, tetap saja hasilnya nihil. “ Karena ayah belum siap, makanya saya yang berangkat menggantikan ayah,” tutur dia.

Akhirnya Linda lah yang mendaftar pada 2011 itu. Dan tahun ini dia berangkat ke Tanah Suci. Dia tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 17 Embarkasi Medan yang dijadwalkan terbang pada 8 Agustus mendatang.

Tahun ini terdapat 8.433 calon jemaah haji Embarkasi Medan yang terbagi dalam 22 kloter. Kloter 1 dari Kabupaten Langkat masuk asrama haji Sabtu, 21 Juli 2018. Mereka akan terbang dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, menuju Madinah, Arab Saudi, pada Minggu 22 Juli 2018. 

Beri Komentar