Kisah Sukses Penjual Nasi Kuning Asal Indonesia di Mekah

Reporter : Eko Huda S
1 Agustus 2018 16:36
Baha telah menjual berbagai menu nusantara di Mekah sejak 2010. Kini dia telah memiliki empat karyawan.

Dream - Jemaah calon haji asal Indonesia tak perlu khawatir bila ingin membeli makanan di Kota Mekah. Sebab, di Tanah Suci ada juga pedagang yang menjajakan makanan khas Indonesia.

Coba saja jalan-jalan ke depan Royyal Makkah Hotel. Di kawasan Sisyah. Di sana jemaah haji bisa menemukan penjual makanan asli Nusa Tenggara Barat. Dialah Baha. Wanita 32 tahun ini menjual berbagai menu khas Tanah Air.

Gorengan 1 SR perpotong, bakso 5 SR, aneka sayur termasuk urap 2 SR,” ujar Baha, dikutip dari laman kemenag.go.id, Rabu 1 Agustus 2018.

Pada Selasa 31 Juli 2018 pagi, lapak Baha dikerumuni jemaah calon haji asal Indonesia. Jemaah calon haji asal Palembang, Sumatera Selatan, juta terlihat meriung di depan Royyal Makkah Hotel itu.

Di sana, para jemaah calon haji Indonesia bisa memilih sejumlah menu khas nusantara. Mulai dari sayur asem, lodeh, nasi kuning, pecel, soto, bakso hingga gorengan tempe dan bakwan.

Dan, Baha mengaku telah menggelar lapak makanan itu sejak 2010. Kini dia sudah sukses dan mampu menggaji pegawai untuk membantu berjualan. “ Kini saya punya karyawan empat orang,” ungkap dia.

Baha telah mangkal sejak pukul empat subuh. Menurut dia, nasi kuning menjadi menu paling laris. Dan pagi itu, menu nasi berasa gurih itu telah ludes terjual. “ Sudah habis sejak pukul enam pagi.”

Para jemaagh calon haji pun merasa cocok dengan masakan Baha. Menurut mereka, masakan di lapak itu sesuai dengan lidah Indonesia. “ Enak banget dan enggak mahal,” kata jemaah calon haji yang mampir ke lapak Baha. 

Beri Komentar