Kisah Petugas Haji Gendong Jemaah Renta Sampai Menangis

Reporter : Eko Huda S
30 Juli 2018 17:33
Selama menjadi petugas haji, Slamet tak pernah merasa lelah. Dia juga merasa selalu prima kalau melayani jemaah haji.

Dream – Slamet Budiono. Pria ini telah mengabdi sebagai petugas haji dalam lima musim. Selama itu pula dia banyak mendapat pengalaman berharga selama membantu jemaah haji di Tanah Suci.

“ Menjadi petugas haji kali ini adalah tahun kelima saya menjadi petugas haji,” kata Slamet dikutip dari laman kemenag.go.id, Senin 30 Juli 2018.

Slamet mengaku bangga karena mendapat amanah itu. Apalagi tahun ini dipercaya menjadi Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram.

“ Apalagi memegang komando di Sektor Khusus Masjidil Haram, yang langsung berhubungan dengan jemaah haji,” ucap dia.

Slamet selalu merasa bahagia dan senang melayani jemaah haji. Banyak kenangan yang dia miliki selama menunaikan tugas membantu jemaah haji.

“ Saya menggendong nenek itu di Masjidil Haram dan sampai balik lagi ke hotel. Saya gendong nenek itu seperti saya gendong ibu saya. Saya tuntun beliau membaca talbiyah lalu saya menangis,” kenang Slamet sambil meneteskan air mata.

Usia nenek itu, kata Slamet, sekitar 85 tahun. Nenek yang didampingi suaminya itu mendoakan Slamet agar selalu diberi kesehatan. “ Sang nenek langsung memegang kepala saya. Sehat-sehat ya nak,” tutur Slamet.

Selama menjadi petugas haji, Slamet tak pernah merasa lelah. Dia juga merasa selalu prima kalau melayani jemaah haji. “ Saya juga bingung merasa prima sekali kalau bekerja di sini,” ucap dia.

Slamet adalah bagian dari 800 petugas haji yang bertugas di musim haji tahun ini. Dia berharap petugas haji lainnya bisa menjalankan tugasnya dengan baik melayani jemaah. 

Beri Komentar