Kabar Terbaru 2 Pria Kebumen yang Batal Berhaji Naik Ontel

Reporter : Ahmad Baiquni
6 Juli 2018 10:45
Dikenal kerap bersepeda ke pesantren atau berziarah oleh warga sekitar.

Dream - Dua pria asal Kebumen, Jawa Tengah, Khudori dan Nurudin, akhir April 2018 lalu membuat heboh. Khudori dan Nurudin ingin berangkat haji dengan cara bersepeda ontel.

Tetapi, niat dan kerja keras Khudori dan Nurudin harus terhenti di Batam, Kepulauan Riau. Mereka tak dapat keluar dari wilayah Indonesia lantaran tak mengantongi visa dari negara tujuan, Arab Saudi.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen, Imam Thobroni, mengatakan, keinginan Khudori dan Nurudin berangkat haji terbentur skema perjanjian yang dibuat Indonesia dan Arab Saudi.

" Saya belum memperoleh laporan itu. Tapi, yang jelas, ibadah haji harus melalui jalur resmi," ucap Thobroni, kepada Liputan6.com, diakses Kamis, 5 Juli 2018.

Usai niatnya batal, dua pria itu kembali pulang dengan pesawat terbang. Rabu, 30 Mei 2018, mereka tiba di kampung halamannya, Kebumen.

Usai gagal berangkat menggunakan sepeda ontel, Khudori mendaftarkan diri berhaji ke Kemenag Kebumen, dengan jalur keberangkatan reguler. Meski gagal berangkat dengan sepeda, dia tak bersedih.

Kepala Desa Roworejo, Amir Syarifudin, mengatakan, aktivitas harian Khudori tak berubah. " Pak Khudori kan punya tanah. Bertani, rajin sekali," kata Amir.

Disela-sela aktivitasnya, Khudori juga mengisi waktu dengan mengajari warga belajar agama. Dari anak-anak yang belajar membaca Iqra dan Alquran, hingga orang-orang tua yang memperdalam ilmu agama.

Amir mengatakan, Khudori mengajarkan agama kepada tanpa bayaran sepeser pun. Tanpa honor.

Kebiasaan bersepeda Khudori memang telah dikenal warga sekitar. Dia kerap terlihat bersepeda saat berkunjung ke pesantren atau berziarah ke makam ulama di berbagai daerah.

Sumber: Liputan6.com/ Muhammad Ridlo

 [crosslink_1]

 

Beri Komentar