Tips Agar Jemaah Haji Agar Tak Tersesat di Tanah Suci

Reporter : Maulana Kautsar
4 Juli 2018 13:00
Jemaah sering lupa karena lingkungan yang baru.

Dream - Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama, Sri Ilham Lubis, mengatakan jemaah haji Indonesia kerap tersesat di Arab Saudi. Salah satu sebabnya yaitu lingkungan baru yang membuat jemaah lupa jalan yang dilalui.

" Jemaah mengenali lingkungannya dulu. Jangan buru-buru ibadah," kata Sri Ilham, di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa 3 Juli 2018.

Sri Ilham membagikan tips agar jemaah haji tak tersesat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berikut lima cara yang bisa dijalankan jemaah.

Jangan jalan sendiri

Sri Ilham mengingatkan, jemaah haji tidak berjalan sendirian selama menjalani prosesi haji maupun berbelanja. Jika kesulitan, usahakan melapor kepada petugas Indonesia yang ditemui di jalan.

Melaporkan kepergian

Para jemaah haji diminta untuk melaporkan kepergiannya ke petugas haji, ketua rombongan, ketua kloter, maupun teman sekloter. Ini agar posisi jemaah yang meninggalkan pemondokan dapat diketahui.

Selalu membawa kartu nama hotel

Ada yang berbeda pada aturan yang diberlakukan untuk hotel-hotel yang disewa bagi jemaah haji Indonesia. Salah satunya, ketersediaan kartu nama hotel.

Kartu nama hotel penting karena berisi alamat dan informasi nama hotel yang ditinggali jemaah haji. Dengan membawa kartu tersebut, jemaah haji yang tersesat dapat bertanya dan meminta petunjuk pada petugas keamanan.

Membawa peta

Jemaah haji dibekali peta yang berisi peta lokasi Kota Mekah dan Madinah. Selain itu, jemaah yang melek teknologi juga dapat mengaktifkan layanan peta yang tersedia di gawainya masing-masing.

Tidak melepas gelang identitas

Penggunaan gelang identitas sangat penting. Sri Ilham mengatakan pada musim haji tahun ini, gelang identitas akan disertai QR Code yang berisi informasi data pribadi jemaah. (ism) 

Beri Komentar