Persiapan Penting Jamaah Haji Hadapi Suhu Tinggi

Reporter : Mutia Nugraheni
29 Juli 2018 12:48
Mulailah dari mensugesti diri sendiri dan meniatkan mental.

Dream - Suhu di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) sangat tinggi, mencapai 53 derajat Celcius. Jemaah haji pun diimbau untuk waspada dan menjaga kesehatan. Kondisi cuaca ini berbeda dengan suhu Madinah yang mencapai 43 derajat Celcius.

Miftakhul Huda, dokter spesialis penyakit kejiwaan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mengungkap, jemaah perlu menyiapkan mental dan meniatkan diri dalam keadaan harus sehat.

“ Mensugesti diri sendiri bahwa kita dapat melaksanakan ibadah haji akan dapat memberikan semangat untuk menjaga kesehatan," kata Huda, Sabtu, 28 Juli 2018.

Selain kesiapan mental, kesiapan fisik juga perlu disiapkan dijaga. Caranya, dengan beristirahat yang cukup dan membawa obat-obatan yang dianjurkan dari Tanah Air.

" Bila ada keluhan dapat memeriksakan ke dokter kloter atau bila agak berat dapat dikonsultasikan di KKHI. Banyak makan buah-buahan dan banyak minum supaya tetap sehat,” ujarnya.

Huda juga mengingatkan untuk para jemaah lansia untuk selalu memenuhi asupan cairan secara maksimal. Jangan sampai dehidrasi, kelelahan dan mengalami disorientasi.

" Di negara lain merasa sendiri, tidak ada orang yang dikenali, kesulitan dalam berbahasa, jauh dari keluarga, ini mempengaruhi peningkatan stresnya. Apalagi saat terpisah dari rombongan dan tidak dapat berkomunikasi dengan handphone. Ini akan memperberat stressor bagi lansia,” kata Huda.

Beri Komentar