Tarik Ongkos ke Jemaah Haji, Sopir Bus Dipecat!

Reporter : Maulana Kautsar
26 Juli 2018 18:31
"Tindakan tegas dari pihak organda adalah pemecatan dan dari kami, tidak akan membayar bus tersebut," ujar Subhan.

Dream – Sopir bus yang mengangkut jemaah haji dari Madinah ke Mekah dilarang menarik ongkos. Bila larangan itu dilanggar, maka sopir itu akan dipecat.

“ Kasus tersebut memang kerap terjadi yang dialami jemaah Indonesia,” kata Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Subhan Cholid, di Madinah, Kamis 26 Juli 2018.

“ Setelah mendapat laporan langsung dari jemaah diambil tindakan pemecatan,” sambung dia. Subhan menambahkan, langkah tegas ini sebagai pembelajaran agar sopir lain tidak semena-mena terhadap jemaah calon haji Indonesia.

Menurut Subhan, Indonesia dan organda yang ditunjuk memiliki kontrak yang melarang sopir memaksa dan meminta tip kepada jemaah haji. Sopir masih diperbolehkan menerima uang tip, asalkan dasar sukarela dari jemaah haji.

“ Tindakan tegas dari pihak organda adalah pemecatan dan dari kami, tidak akan membayar bus tersebut,” ujar dia.

Kesepakatan itu juga mengatur sopir wajib membawa jemaah haji singgah di Masjid Bir Ali. Lokasi penting sebagai syarat jemaah haji berniat ihram dan umroh.

Teknologi sekarang sudah canggih, sudah bisa memantau pergerakan bus itu dengan fasilitas GPS dari Madinah,” kata dia.

“ Sehingga akan terdeteksi bila ada bus yang terlewat langsung pusat kontrol mengonta petugas di bus tersebut,” tambah Subhan.

Hari ini, sebanyak 7.331 calon haji Indonesia dari 18 kloter sudah diberangkatkan ke Mekah. Sebanyak 168 bus mengangkut jemaah gelombang pertama ini sejak pukul 06.00 hingga 18.00 WAS.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar