Kembali Ngamuk, Kakek Mahmud Dilarikan ke Klinik Haji

Reporter : Ahmad Baiquni
19 Juli 2019 14:02
Kakek Mahmud marah karena ditinggal Mak Cum ke Masjid Nabawi.

Dream - Kakek Mahmud Sopamena, 87 tahun, dibawa ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, Arab Saudi. Dia mendapatkan perawatan karena diduga mengalami demensia.

Sebelum dilarikan ke klinik, Kakek Mahmud mengamuk di hotel, berteriak-teriak mencari istrinya, Karsum Litiloli, 75 tahun, pada Kamis pagi. Sang istri sedang menunaikan ibadah di Masjid Nabawi.

" Dia dibawa ke sini karena sendirian di kamar, istrinya ke masjid. Oleh petugas kesehatannya dibawa ke KKHI Madinah untuk mendapatkan penanganan karena sudah berteriak-teriak mengganggu lingkungan," kata psikiater KKHI, Purwaningsih, dikutip dari Liputan6.com.

Kakek Mahmud tidak bisa jauh dari Mak Cum. Sejak bangun tidur hingga kembali lelap, Mak Cum selalu ada di dekatnya. Sehingga, Mahmud marah jika tidak mendapati Mak Cum di sampingnya.

" Sebenarya sudah dipamiti istrinya mau ke masjid, tapi mungkin kakeknya lupa. Jadi, tetap nyari," kata Purwaningsih.

Mahmud dirawat di ruang gawat darurat ditemani sang istri. Dia terlihat murung dan sesekali berteriak kepada perawat.

Ketika makan, Kakek Mahmud tidak mau disuapi oleh perawat. Dia baru mau makan bila disuapi Mak Cum.

Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, Purwaningsih mengatakan, Kakek Mahmud mengalami gejala demensia. Ingatan dalam otak hanya jangka panjang dan pasien mudah lupa memori jangka pendeknya.

Untuk kasus Kakek Mahmud, Purwaningsih menjelaskan cara penanganannya yaitu selalu mendekatkannya dengan Mak Cum sebagai penenang. Selain itu, Kakek Mahmud tetap mendapatkan vitamin untuk mengatasi kegelisahan.

" Supaya bisa istirahat, nafsu makannya meningkat, agar kondisinya fisiknya fit," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Nurmayanti

Beri Komentar