Pesan Sri Sultan HB X untuk Jemaah Haji DIY

Reporter : Maulana Kautsar
6 Juli 2018 11:20
3.31 jemaah haji akan berangkat pada 22-25 Juli 2018.

Dream - Jemaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dilepas Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Kamis, 5 Juli 2018. Dalam sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, jemaah haji diminta untuk memanfaatkan kesempatan ibadah haji untuk beribadah.

“ Tidak semua orang mendapatkan kesempatan berhaji, maka kami minta seluruh jemaah dapat memanfaatkan untuk beribadah sebaik-baiknya,” pesan Gubernur dibacakan Paku Alam X, dikutip Dream dari laman Kemenag Yogyakarta.

Sementara itu untuk petugas haji yang mendampingi jemaah, Sri Sultan berpesan agar melayani jemaah semaksimal mungkin.

“ Sampaikan informasi dengan sebenar-benarnya untuk memberikan ketenangan kepada jemaah dan keluarga di Tanah Air,” ujar dia.

Calon jemaah haji asal DIY tahun ini sebanyak 3.131 jemaah haji. Dari jumlah itu, 25 diantaranya ialah petugas daerah.

Jemaah haji DIY terbagi dalam 9 kelompok terbang (kloter) yakni kloter 21 hingga 29 SOC.

“ Jika dilihat dari tahun pendaftaran, rata-rata yang berangkat tahun ini telah mendaftar sejak 2011 lalu, jumlahnya lebih dari 50 persen,” ujar Kepala Kanwil Kemenag, DIY Muhammad Lutfi Hamid.

Hamid mengatakan, daftar antrean di DIY mencapai 20 tahun. Artinya, jemaah yang mendaftar di tahun ini akan berangkat pada 2038.

Hamid menuturkan, jemaah haji yang tertua dari DIY bernama Juminem Amat Rejo, yang beralamat di Gedongan Lor, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Selain Juminem, ada 
Sapari Kromo Dreyo yang beralamat di Sindo, Selomartani, Kalasan, Sleman.

“ Sedangkan jemaah termuda berumur 20 tahun, yakni Nabila Azizah Herdiansari beralamat di Pilahan Permai Rejowinangun Yogyakarta dan Adib Arsyakh Sunandar dengan alamat Kadirojo Purwomartani Kalasan Sleman,” ujar dia.

Seluruh jemaah haji DIY akan masuk asrama haji Donohudan, Boyolali, pada Minggu, 22 Juli 2018 hingga Rabu, 25 Juli 2018. Mereka diperkirakan tiba di Surakarta mulai Senin 3 September 2018 hingga Kamis, 6 September 2018.

(Sah)

[crosslink_1]

Beri Komentar