Perusahaan Bus Pengangkut Jemaah Haji Didenda Gara-gara Pakai Mobil Tua

Reporter : Maulana Kautsar
2 Agustus 2018 11:54
alah satu perjanjian kontrak menyebut bus harus produksi tak boleh lebih dari lima tahun dari musim haji.

Dream - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mendenda perusahaan bus pengangkut jemaah calon haji Indonesia yang tak memenuhi perjanjian sesuai kontrak. Salah satu perjanjian kontrak menyebut bus harus produksi tak boleh lebih dari lima tahun dari musim haji.

" PPIH telah memberikan teguran kepada perusahaan Dallah dan mengenakan sanksi denda sebagaimana tertuang dalam kontrak," kata Kepala Bidang Transportasi, Subhan Cholid, Rabu 1 Agustus 2018.

Menurut Subhan, ada dua temuan mengenai tahun produksi bus yang tak sesuai kontrak. Ada dua kloter, yaitu PLM-01 dan LOP-03 yang diangkut dengan beberapa bus produksi di bawah tahun 2013.

Terdapat empat bus produksi 2012, pada perjalanan kloter PLM-01 yang berangkat pada 26 Juli 2018, yang tak memenuhi standar. Empat bus dari perusahaan organda Dallah tersebut yang bermasalah di antaranya bus nomor 2157, 2160, 2187 dan 2188.

Sementara itu, terdapat tiga unit bus yang tak sesuai kontrak dalam perjalanan kloter LOP-03 yang berangkat pada 29 Juli 2018. Tiga unit bus itu diproduksi pada 2012 yaitu bus nmr 2157, 2175 dan 2181.

" Perusahaan Dallah berjanji akan memperbaiki kinerjanya dan berkomitmen menepati kontrak pada layanan berikutnya," ujar dia. 

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar