Begini Cara Petugas Pastikan Kesempurnaan Ibadah Jemaah Haji

Reporter : Maulana Kautsar
3 Agustus 2018 08:20
Petugas kloter akan memastikan jemaah sudah melaksanakan rukun haji atau belum.

Dream - Selama menjalankan ibadah umroh wajib, jemaah calon haji Indonesia akan selalu diawasi oleh petugas kloter. Pengawasan ini untuk menjamin ibadah para jemaah calon haji bisa sempurna, sesuai ketentuan syariah.

" Nanti akan dicek, apakah sudah ihram, apakah sudah melaksanakan tawaf sampai tujuh putaran atau belum. Sa’inya bagaimana. Begitu juga tahallul,” kata Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daker Mekah, Ansor Sanusi, Kamis 2 Agustus 2018.

Ansor mengatakan, para petugas dilengkapi formulir berisi urutan ibadah yang diberikan PPIH kepada kepala regu. Nantinya, petugas kloter mengisi berkas tersebut sesuai ibadah yang sudah dijalankan oleh jemaah haji anggotanya.

Usai jemaah ibadah dan berkas terisi, formulir akan diberikan ke ketua rombongan. Untuk verifikasi, ketua rombongan mengecek formulir yang diterima dengan menanyakan langsung kepada jemaah secara acak.

Ansor menjelaskan pendataan itu dimaksudkan untuk memastikan jemaah memenuhi rukun haji. Dengan begitu, jemaah bisa dinyatakan telah menyelesaikan ibadah haji dengan sempurna.

Berdasarkan pengalaman haji tahun-tahun sebelumnya, ada kasus jemaah tidak sempurna melaksanakan haji. Tawaf yang seharusnya tujuh putaran menjadi dua atau tiga putaran lantaran terhenti akibat jemaah terpisah dari rombongan.

" Kasihan jemaah sudah bersusah payah dan jauh datang ke sini, tapi hajinya tidak sempurna," ujar Ansor.

Kepala Daerah Kerja Mekah, Endang Jumali, mengatakan bahwa tim bimbingan ibadah bergerak untuk memastikan dan memudahkan jemaah melaksanakan haji yang sudah mereka cita-citakan sejak lama.

" Saya ingin semuanya berbasis data. Jemaah dari regu, kelompok terbang ini, sudah melaksanakan ihram di Bir Ali misalkan, kepala regu nanti memberikan checklist," kata Endang.

" Sudah melaksanakan tawaf tujuh putaran? Sudah, maka diberikan tanda yang sama. Begitu seterusnya," ucap dia menambahkan.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci.

Beri Komentar