Paspor Jemaah Indonesia Tertukar dengan Calon Haji Pakistan

Reporter : Maulana Kautsar
3 Agustus 2018 14:10
Puluhan jemaah calon haji asal Indonesia yang berada di Madinah tertunda keberangkatannya ke Mekah.

Dream – Keberangkatan puluhan jemaah calon haji Indonesia dari Madinah ke Mekah sempat tertunda karena persoalan manifest dan paspor. Dua dokumen itu menjadi identitas penting bagi jemaah untuk keluar dari Madinah.

“ Dalam hal ini ada beberapa jemaah kita yang paspornya terbawa oleh jemaah (lain) dan tertunda keberangkatannya,” kata Kepala Daerah Kerja Madinah, Muhammad Khanif, Kamis 2 Agustus 2018.

Menurut Khanif, tertundanya keberangkatan jemaah ke Mekah juga disebabkan oleh persoalan lain. Dia mengaku pernah menemukan jemaah yang paspornya tertukar dengan jemaah calon haji asal Pakistan.

“ Banyaknya paspor di muasasah juga mengakibatkan paspor dari jemaah negara lain masuk ke jemaah Indonesia. Salah satunya misal jemaah Pakistan,” ucap dia.

Selain itu, jemaah haji yang tertunda ke Mekah karena paspor hilang.

Khanif berharap, muasasah atau penyelenggara haji dapat memberitahu lebih awal masalah administrasi jemaah haji tersebut. Dengan cara itu, Daerah Kerja Madinah dapat mencari tahu paspor jemaah berada.

“ Kami sudah menyampaikan ke muasasah agar memberi pemberitahuan lebih awal, jika mereka menemukan kloter yang tidak lengkap,” ujar dia.

Hingga Kamis 2 Agustus 2018, ada 30 orang yang tidak masuk ke dalam manifest. Menurut Khanif, tertundanya keberangkatan jemaah juga terjadi karena gagal sistem. Sidik jari sebanyak 80 orang jemaah tak tersimpan dalam data eHajj Arab Saudi.

“ Jadi tidak semuanya tertahan, jadi yang masalah sidik jari itu bisa kita berangkatkan dengan kita lakukan pengambilan sidik ulang,” ucap dia.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar