Menag Bersyukur Jumlah Jemaah Haji Meninggal Turun Tahun Ini

Reporter : Maulana Kautsar
15 Agustus 2018 07:00
Per Selasa kemarin, jemaah haji yang meninggal ada 63 orang.

Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan jumlah jemaah haji meninggal tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Dia mengaku bersyukur atas capaian tersebut.

" Saya bersyukur, angkanya memang menurun, baik yang dirawat di KKHI maupun jemaah haji yang wafat pada tanggal yang sama. Mudah-mudahan ini petanda yang baik," ucap Lukman di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, Arab Saudi, Selasa 14 Agustus.

Hingga hari ke-28 sejak keberangkatan pertama atau Selasa kemarin, jumlah jemaah haji meninggal ada 63 orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan hari ke-28 musim haji tahun lalu sebanyak 90 jemaah haji meninggal dunia.

 Lukman ke Klinik Haji di Mekah

Meski tren jemaah haji meninggal dunia menurun, Lukman meminta para petugas kesehatan tetap kesigapan, terutama saat Armina dan pasca-Armina.

" Titik puncak dari ketahanan fisik jemaah haji saat wukuf dan di Mina itu kondisi jemaah benar-benar diforsir staminanya saat di Jamarat," ujar dia.

Lukman tidak memungkiri kondisi tenda di Mina sangat berbeda dengan hotel di Madinah atau Mekah. Sehingga, dia berpesan petugas dapat segera memberikan bantuan medis pada jemaah yang membutuhkan.

 Lukman ke Klinik Haji di Mekah

Selain mempersiapkan diri untuk kondisi Mina, Lukman juga meminta KKHI menyiapkan distribusi obat-obatan ke sektor-sektor.

" Saya berharap sebelum wukuf dan pasca-wukuf itu harus menjadi perhatian kita," ucap dia.

Berdasarkan keterangan Kasie Kesehatan KKHI Mekah, Muhammad Imran, terdapat beberapa inovasi untuk mengantisipasi jemaah saat di Armina. Salah satunya dengan dukungan penempatan ambulans di titik-titik krusial Armina.

" Akan ada tujuh ambulans di Pos Kesehatan Arafah, enam ambulans di Pos Satelit Arafah, dua ambulans di Maktab Mudzdalifah," ujar Imran.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci

Beri Komentar