Jelang Puncak Haji, Mekah Perketat Penjagaan di Pintu Masuk

Reporter : Ahmad Baiquni
7 Agustus 2019 17:01
Setiap orang yang masuk ke Mekah harus menjalani pemeriksaan berlapis.

Dream - Pemerintah Mekah memperketat penjagaan di pintu-pintu masuk jelang puncak haji 1440 H/2019 M. Sejumlah petugas keamanan berjaga di tiap jalur masuk ke Kota Suci itu.

Petugas yang terdiri dari militer dan sipil memeriksa setiap kendaraan yang akan menuju Mekah. Selain itu, diberlakukan dua rute dengan salah satunya dipasangi tulisan Non-Muslim.

Tanda itu untuk mencegah masyarakat non-Muslim masuk Mekah. Mereka diharuskan melewati jalan yang ditetapkan, mengarah ke luar kota Mekah.

Kepala Seksi MCH Daker Bandara Jeddah-Madinah, Husni Anggoro, menjelaskan, pemeriksaan di jalan masuk Mekah kerap dilakukan. Intensitasnya meningkat jelang puncak haji, sehingga pemeriksaan jadi berlapis.

Bagi jemaah haji yang akan masuk Mekah diharuskan membawa surat izin dari Kantor Urusan Haji Indonesia (KUH) Daker Bandara.

" Isinya data nama-nama personel yang ikut dalam perjalanan. Kalau petugas yang berasal dari Jakarta dicantumkan nama dan nomor paspor," kata Husni.

Jika petugas haji adalah warga Indonesia berstatus mukimin atau tinggal di Saudi diwajibkan mencantumkan nama dan tanda pengenal.

Sumber: Liputan6.comNurmayanti

Beri Komentar