Lepas Jemaah Haji, Menag Titip Doa untuk Bangsa

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
17 Juli 2018 12:41
Lukman juga meminta jemaah tertib dan mematuhi ketentuan pemerintah.

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, melepas keberangkatan jemaah haji Indonesia kloter pertama. Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa 17 Juli 2018.

Kepada para jemaah haji Embarkasi Surabaya, Lukman menitip doa. Dia berharap para jemaah haji mendoakan bangsa dan negara.

" Karena Bapak dan Ibu akan berada di tempat yang mustajab, dan di waktu yang mustajab juga, mohon doakan negara dan bangsa Indonesia ini agar kita semakin mampu meningkatkan kesejahteraan kita," ujar Lukman di Surabaya, Selasa 17 Juli 2018.

 Menag Lukman berbincang dengan jemaah wanita

Lukman mengingatkan, jemaah senantiasa mematuhi panduan yang telah dikeluarkan pemerintah. Ini agar tidak timbul masalah yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

" Pelajari betul panduan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Dalam hal ini, panduan yang telah dikeluarkan oleh Kemenag, Kemenkes, dan lembaga berwenang lainnya," ucap dia.

Lukman berpesan para jemaah dapat menjaga perilaku. Sebab, para jemaah merupakan duta bangsa selama di Tanah Suci.

 Menag Lukman berbincang dengan jemaah wanita

" Pesan saya, pandai-pandai menempatkan diri. Karena kita hakekatnya adalah teladan bagi yang lain," kata Lukman.

Sebanyak 450 jemaah haji yang tergabung dalam kloter 1 Embarkasi Surabaya (SUB 01) hari ini berangkat menuju Tanah Suci. Kloter ini terdiri dari para jemaah haji asal Kabupaten Situbondo.

 Menag Lukman memeriksa gelang identitas jemaah

Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Sesditjen PHU) Muhajirin Janis menjelaskan prosesi pelepasan dibuat sesederhana mungkin. " Ini agar jemaah tidak terlalu lama menunggu," kata dia.

Muhajirin mengatakan selain kloter SUB 01, ada 10 kloter yang hari ini juga terbang ke Tanah Suci dari enam embarkasi. Keenam embarkasi tersebut yaitu Surabaya dua kloter lagi, Padang satu kloter, Lombok satu kloter, Solo empat kloter, Jakarta-Pondok Gede satu kloter dan Makassar satu kloter.

Beri Komentar