Lempar Jumroh, Guru Asal Nganjuk Dipanggul Jemaah Haji Suriah

Reporter : Maulana Kautsar
23 Agustus 2018 09:05
Melihat kondisi Imam di terowongan terakhir menuju Mina, tiga jemaah haji asal Suriah sempat memaksa Imam naik ke pundaknya.

Dream – Perjalanan dari lokasi lempar jumroh, Jamarat ke Mina, menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah haji Indonesia. Stamina dan kondisi fisik yang prima menjadi salah satu syarat.

Tak banyak jemaah Indonesia yang mampu menyelesaikan perjalanan Jamarat-Mina. Banyak di antara jemaah yang mengalami sakit di bagian kaki.

Kondisi serupa dialami Imam Hambali, seorang guru Madrasah Tsanawiyah Ponpes Sabilil Muttaqin, Kauman, Ploso, Nganjuk, Jawa Timur.

Jemaah yang tergabung dalam kloter SUB 59 itu sempat berjalan tertatih lantaran kakinya lecet. Dengan kondisi itu, perjalanannya menjadi lambat.

Melihat kondisi Imam di terowongan terakhir menuju Mina, tiga jemaah haji asal Suriah sempat memaksa Imam naik ke pundaknya.

“ Enggak mau tapi dipaksa,” ujar Imam kepada Dream di Maktab 37 Mina, Rabu, 22 Agustus 2018.

2 dari 2 halaman
Beri Komentar