Jemaah Tertahan Saat Masuk Hotel, Ini Antisipasi Panitia Haji

Reporter : Maulana Kautsar
3 September 2018 11:21
Ratusan jemaah haji Kloter MES 08 sempat tertahan saat akan masuk ke Hotel Makarem Al Mahbouba.

Dream – Ratusan jemaah haji Kloter MES 08 sempat tertahan saat akan masuk ke Hotel Makarem Al Mahbouba. Sebab, saat jemaah asal Medan itu hendak masuk, pada saat yang sama jemaah asal Tajikistan yang menginap tengah keluar dari hotel.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar Ali, mengatakan, peristiwa itu membuktikan lemahnya sistem sewa semi musim atau blocking time.

" Saya rasa karena menggunakan sistem blocking time, kendala ini masih ada," ujar Nizar di Madinah, Jumat 31 Agustus 2018.

Nizar berharap kondisi semacam ini tak terjadi bila menggunakan sistem sewa semusim penuh. Sebab dengan sistem sewa satu musim hotel praktis hanya akan ditempati jemaah haji Indonesia saja. " Jadi tidak untuk orang lain," ujar dia.

Dia berharap, pada musim haji 2019, semua hotel dapat disewa dengan sistem satu musim penuh. " Insyaallah. Tahun depan full musim," kata dia.

 lobi

Menurut Nizar, hotel di Madinah berbeda dengan Mekah. Rata-rata hotel di Madinah ruang lobinya lebih sempit. Sehingga kerap membuat acara seremonial untuk jemaah sulit dilakukan. " Kalau hotel di Mekah ada space yang banyak, ada lobi yang luas," ucap dia.

Selain masalah lobi, jalanan di Madinah juga umumnya sempit. Akibatnya, saat rombongan jemaah turun dari bus ke hotel, terjadi kemacetan. " Space hotel di wilayah Markaziyah ini juga terbatas juga," kata dia.

 Jemaah haji indonesia

Pemilihan lokasi hotel di Madinah juga muncul karena minimnya transportasi untuk berpergian jemaah haji. Jemaah yang ingin ke Masjid Nabawi harus berjalan kaki.

" Mekah jaraknya jauh tapi ada layanan bus sholawat, tapi kalau di Madinah kan tidak ada. Jadi memang harus memilih yang lebih dekat dengan Masjid Nabawi," ujar dia.

Laporan Maulana Kautsar dari Tanah Suci 

Beri Komentar