Jemaah Haji Wafat Saat Kopernya Sudah Berangkat

Reporter : Eko Huda S
2 Agustus 2018 13:12
Muawanah mengalami gagal naafas. Dia wafat sehari menjelang keberangkatan dari rumah.

Dream - Satu jemaah calon haji asal Rembang, Jawa Tengah, Muawanah Ngadlan Abdul Jalil, meninggal dunia sehari sebelum berangkat ke asrama haji Solo. Jemaah calon haji asal Desa Bajing yang tergabung ke kloter 63 Embarkasi Solo.

Menurut laman jateng.kemenag.go.id, Muawanah wafat pukul 05.15 WIB, Kamis 2 Agustus 2018, di Puskesmas Sarang 1. “ JCH meninggal dunia di Puskesmas akibat gagal nafas dan punyai gula yang tinggi,” kata Kepala KUA Sarang 1, Zuhri.

Muawanah sedianya akan berangkat bersama rombongan dari Kecamatan Sarang pada Jum’at 3 Agustus 2018 sekitar pukul 08.30 WIB dari Gedung Haji Rembang. Koper Muawanah pun sudah dikirim ke Solo.

“ Kami sudah melaporkan petugas koper di Solo. Rencananya, keluarga akan mengurus koper tersebut,” kata Zuhri.

Muawanah kelahiran 12 April 1974 dan berstatus janda cerai. Dengan demikian, nama Muawanah tak masuk sebagai anggota kloter 63 Emarkasi Solo.

Jemaah calon haji asal Rembang berjumlah 790 orang. Dengan meninggalnya Muawanah, total calon haji asal Rembang menjadi 789 orang. Mereka terbagi dalam 3 kloter.

Kloter 62 yang akan berangkat dari Rembang pada Jumat pukul 00.00 WIB, kloter 63 berangkat pukul 08.30 WIB dari Gedung haji Rembang, dan kloter 64 berangkat pada Sabtu 4 Agustus 2018 pukul 00.00 WIB.

Kloter 62 berjumlah 254 orang, kloter 63 yang tadinya 355 berkurang menjadi 354 orang, dan kloter 64 berjumlah 181 orang. 

Beri Komentar