Jemaah Haji Lombok Video Call Keluarga Saat Gempa: Ikhlaskan Saya

Reporter : Maulana Kautsar
7 Agustus 2018 07:20
Di kampungnya kondisi 90 persen rumah telah lumat digoyang lindu Minggu malam itu.

Dream – Kesedihan mendalam akibat gempa 7 skala Richter yang mengguncang Nusa Tenggara Barat juga dialami oleh jemaah haji asal Lombok. Dari Tanah Suci, mereka terus mendoakan keluarga mereka di Tanah Air.

Ketua Kloter LOP 09, Suparlan, tengah melakukan video call saat gempa terjadi pada 5 Agustus 2018 malam. Pria 46 tahun ini berbincang dengan sang istri, Rohaniyati (40), dan anakya, Khaylani Khalika Zahin. Mereka tinggal di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.

Kala itu, Suparlan sedang bersama enam jemaah calon haji lainnya. Mereka berada di Sarh Al Manamah 3, Misfalah, Mekah, Arab Saudi. Perbincangan hangat lewat layar ponsel itu buyar setelah gempa mengguncang Lombok sekitar pukul 18.46 WIB.

“ Istri saya sempat teriak, rangkul anaknya yang kecil. Ikhlaskan saya,” kata Suparlan, menirukan suara Rohaniyati, Senin 6 Agustus 2018.

Di Tanah Suci, pikiran Suparlan dirubung kalut. Jemaah calon haji lain asal Lombok juga dibekap perasaan yang sama.

“ Kondisi kami yang sedang berhaji agak sedikit sedih melihat keluarga yang seharusnya sama-sama berada dalam pengungsian, tapi malah di sini,” ujar dia.

Kabar terakhir dari kawannya menyebut akses jalan terputus. Telepon susah. Listrik mati sejak malam. “ Jadi tak bisa nge-charge ponsel dan sebagianya,” kata Suparlan.

Dia mendapat kabar bahwa rumahnya sudah rata dengan tanah. Di kampungnya kondisi 90 persen rumah telah lumat digoyang lindu malam itu.

Suparlan berharap, solidaritas umat Muslim untuk membantu korban gempa Lombok. “ Kami berharap juga setelah Zuhur nanti membaca Yasin dan doa bersama di mushola dan masjid sekitar,” ujar dia.

Menurut Suparlan, warga kampungnya menitipkan doa kepada jemaah calon haji Indonesia di Tanah Suci. “ Mereka menitipkan salam untuk didoakan di tempat yang mustajab. Itu harapan keluarga,” ucap dia.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar