Cerita Jemaah Haji Indonesia Lalui Jalur Cepat Bandara Madinah

Reporter : Maulana Kautsar
18 Juli 2018 13:31
Kini, jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi antre lama untuk perekaman data biometrik.

Dream - Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdulaziz Madinah, Arab Saudi, menyediakan fast track atau jalur cepat untuk jemaah haji Indonesia. Jalur ini disiapkan agar jemaah tidak perlu lagi antre untuk imigrasi

Kepala Rombongan (Karo) JKG 01, Soim Syuaib, mengatakan, layanan jalur cepat di bandara memangkas antrean. Pada kesempatan haji keduanya ini, Soim merasakan praktisnya jalur cepat itu.

" Tahun ini mudah lebih praktis, memudahkan jemaah," kata Soim, saat tiba di Hotel Elaf Al Nakheel, Selasa 17 Juli 2018.

 Jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah

Menurut Soim, pada pengalaman haji pertamanya dulu, dia harus mengantre lama di Bandara Jeddah. Kala itu, dia harus mengantre selama enam jam.

" (Sekarang) Begitu jam masuk ruangan tidak ada pemeriksaan langsung di bandara," ujar dia.

Kendala yang kini dia rasakan ialah saat pencatatan biometrik di embarkasi Pondok Gede, Jakarta. Dia harus menunggu sekitar satu sampai dua jam untuk mengantre perekaman data diri.

 Jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah

Kepala Regu rombongan 4, JKG 01, Ahmad Baihaqi Ali, juga merasakan pengalaman antre lama saat di embarkasi Pondok Gede. Tetapi, dia bersyukur pengalaman itu tidak lagi terjadi di Bandara Madinah.

" Setelah mendarat, cepat, Alhamdulillah," kata Baihaqi.

Soim menyarankan adanya perapihan sistem perekaman biometrik ini. Sehingga, kata dia, jemaah tidak terhambat dan menunggu lama.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Madinah

Beri Komentar