Jelang Musim Haji, Ini Rencana Operasi Bandara Jeddah

Reporter : Eko Huda S
10 Juli 2018 16:20
Menjadikan pelaksanaan musim umroh sebagai tolok ukur.

Dream - Direktur Umum Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Essam Nour, mengatakan, para pejabat menyiapkan rencana operasional untuk musim haji 2018 yang dimulai bulan depan.

Dikutip dari Arab News, Nour mengatakan, pelaksanaan umroh selama 21 September 2017 hingga 24 Juni 2018 akan menjadi tolok ukur pelaksanaan haji. Nour menyebut, pada masa itu, terdapat 30.000 penerbangan dengan 9 juta jemaah umroh yang datang dan pulang.

Nour mengatakan, selama musim haji 2018, operasi bandara King Abdulaziz Jeddah akan berada di bawah pengawasan langsung Otoritas Penerbangan Sipil (GACA) serta lembaga pemerintah dan sipil lainnya.

Upaya kerja sama itu, Nour menjelaskan, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji. Sejak kedatangan hinga kepulangan jemaah haji.

Bandara King Abdulaziz Jeddah, terletak 19 kilometerdi sebelah utara pusat kota Jeddah. Bandara ini merupakan bandara tersibuk dan ketiga terbesar di Arab Saudi.

Bandara King Abdulaziz Jeddah akan menerima sebagian besar peziarah yang datang melalui perjalanan pesawat

Nour mengatakan, rencana operasi ini akan dimulai pada 15 Agustus. Dia mengatakan, jumlah peziarah yang tiba dan berangkat melalui bandara diperkirakan mencapai sekitar 2,98 juta orang. Dari jumlah itu, diantaranya yaitu jemaah haji asal Indonesia.

Seperti diketahui, gelombang kedua jemaah haji asal Indonesia akan terbang dari Indonesia ke Jeddah, Arab Saudi. Gelombang kedua jemaah haji Indonesia berlangsung sejak 30 Juli hingga 15 Agustus 2018.

(Sah)

Beri Komentar