Ini Sebabnya Jemaah Haji Indonesia Harus Bawa Kopernya Sendiri

Reporter : Maulana Kautsar
6 Agustus 2018 13:03
Kebijakan itu diterapkan untuk memepercepat proses pelayanan kedatangan jemaah haji.

Dream - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Bandara menjelaskan alasan jemaah 'wajib' mendorong koper dari gerbang hingga ke plaza ruang tunggu Bandara King Abdulaziz Jeddah. Kebijakan itu diterapkan untuk memepercepat proses pelayanan kedatangan jemaah haji.

“ Kebijakan ini dibuat berdasarkan hasil kajian di mana pola lama dianggap cukup memakan waktu,” kata Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat, Minggu 5 Agustus 2018.

Menurut Arsyad, setelah jemaah mendorong koper hingga ke plaza, baru akan dibawa tenaga angkut (umal) ke bus. Tenaga angkut ini disediakan wukala. “ Kebijakan ini berlaku untuk semua negara,” kata dia.

Atas keluhan yang disampaikan jemaah haji, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (wizarah) memberikan solusi untuk meringankan jemaah haji Indonesia.

“ Wizarah meminta wukala menyiapkan ‘umal beserta kereta dorongannya di dekat counter bea cukai khusus untuk jemaah lansia dan sakit untuk mengangkut koper dari counter bea cukai sampai dengan bus,” ucap dia.

Wizarah juga meminta petugas haji Indonesia untuk menyampaikan kepada jemaah haji yang muda dan kuat untuk tetap membawa barang bawaanya secara mandiri.

“ Jemaah yang masih kuat dan muda diminta tetap mendorong tas koper serta hand bagnya dengan trolly dari bea cukai ke plaza. Sedangkan pengangkutan dari plaza sampai ke bus akan diangkut ‘umal dari wukala,” ucap dia.

Arsyad akan segera meminta PPIH Embarkasi menyosialisasikan kebijakan baru Arab Saudi tentang penanganan koper di bandara kepada jemaah haji. Selain itu para petugas haji diminta secara masif menyampaikan kebijakan ini kepada jemaah saat mereka tiba di bandara KAA Jeddah.

“ Kami akan minta PPIH Embarkasi sampaikan kepada Jemaah yang akan berangkat. Termasuk teman-teman KBIH juga diharapkan menyampaikan informasi ini," ucap dia.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar