Derai Air Mata Saat Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Kabah

Reporter : Eko Huda S
4 September 2018 13:16
Tak henti-hentinya para jemaah haji Mandailing Natal memandangi Kabah dan air mata para jemaah terus menetes

Dream - Suasana haru terlihat saat jemaah haji asal Mandailing Natal yang tergabung dalam Kloter 3 Medan melakukan tawaf wada atau perpisahan. Mereka bahkan menangis sambil mengelilingi Kabah pada Senin Subuh, 3 September 2018.

Dikutip dari laman sumut.kemenag.go.id, tetesan air mata tampak membasahi pipi para jemaah haji. Tangis mereka menjadi bagian kekhusukan dan keharuan yang amat mendalam usai melakukan thawaf wada, tahwaf perpisahan dengan baitullah.

Suara senggukan dan isak tangis para jamaah haji Kabupaten Mandailing Natal semakin terdengar. “ Ya Allah kini tibalah bagi kami untuk meninggalkan Baitullah, Masjidil Haram, dan kota Mekah yang begitu mendamaikan, menyamankan dan menenangkan hati dan jiwa raga kami untuk beribadah kepadaMu,” kata TPIHI, Ahmad Zainul Khobir.

Tak henti-hentinya para jemaah haji Mandailing Natal memandangi Kabah dan air mata para jemaah terus menetes. Mereka merasa momen ini menjadi perpisahan paling menyedihkan yang pernah mereka asakan. Tampak sebagian jemaah mencium dan memeluk Kabah sepuas mungkin. Mereka tak tahu kapan bisa kembali ke tempat suci ini.

Hari itu menjadi paling bermakna bagi jamaah haji Kabupaten Mandailing Natal. Mereka berharap ibadah yang dilakukan selama berada di Tanah Suci diterima Allah SWT. Para jemaah itu berdoa agar haji merekaa mendapat predikat mabrur.

Jemaah haji Mandailing Natal pun meninggalkan Kabah dan Masjidil Haram dengan linangan air mata. “ Semoga saja tiap derai air mata ini menjadi bukti kerinduanku padaMu, pada Rasulullah KekasihMu dan pada Baitullah-Mu ini ya Allah,” ucap Khobir. 

Beri Komentar