Cuaca Ekstrem Tanah Suci Bisa Bikin Jemaah Haji Mimisan

Reporter : Eko Huda S
1 Agustus 2018 14:18
Cuaca di Tanah Suci sangat berbeda dengan Indonesia. Oleh sebab itulah para jemaah calon haji diimbau untuk selalu menjaga kesehatan.

Dream - Cuaca di Tanah Suci sangat berbeda dengan Indonesia. Oleh sebab itulah para jemaah calon haji diimbau untuk selalu menjaga kesehatan, karena perbedaan kondisi lingkungan tersebut dikhawatirkan akan berpengaruh pada kondisi fisik para jemaah calon haji.

“ Kami imbau jemaah calon haji menjaga kesehatan karena cuaca di sana jauh berbeda dengan di daerah kita. Apalagi saat ini di sana dikabarkan cuacanya sedang ekstrem,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kotawaringin Timur, Samsudin, di Sampit, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 1 Agustus 2018.

Menurut Samsudin, cuaca di Tanah Suci saat ini sedang kurang bagus. Suhu cukup panas yaitu diperkirakan mencapai 48 derajat Celsius, lebih panas dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 40 derajat celsius.

Menghadapi cuaca ekstrem tersebut, tidak jarang jemaah calon haji terserang penyakit. Untuk itulah, Samsudin mengimbau mereka untuk terus menjaga sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar.

“ Dulu ada yang bibir pecah-pecah bahkan mimisan (hidung mengeluarkan darah). Makanya kami minta jamaah menjaga kesehatan. Mau pakai pelembab bibir atau obat boleh saja, tapi pastikan terbuat dari bahan yang diperbolehkan. Kalau sakit, langsung minta bantuan petugas kesehatan supaya cepat ditangani dan sembuh,” tegas Syamsudin.

Tahun ini, Kotawaringin Timur memberangkatkan sebanyak 215 jemaah calon haji ke Tanah Suci. Rencananya, mereka akan bertolak dari Sampit menuju Palangkaraya melalui jalur darat pada Kamis sore, 2 Agustus 2018, menggunakan enam bus.

Mereka akan dilepas oleh Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi. Rombongan akan dikawal hingga tiba di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya. Menurut jadwal, mereka akan terbang ke Arab Saudi melalui Embarkasi Antara Tjilik Riwut menuju Embarkasi Syamsudin Noor Banjarmasin Kalimantan Selatan pada Jumat subuh.

Pada Sabtu 4 Agustus 2018, rombongan akan langsung diterbangkan menuju Jedah, Arab Saudi. Jemaah calon haji asal Kotim merupakan yang terbanyak ke dua di Kalimantan Tengah. Mereka akan bergabung dengan jemaah asal Kabupaten Katingan dan Pulang Pisau. 

Beri Komentar