Cara Agar Katering Jemaah Haji Tetap Fresh

Reporter : Maulana Kautsar
4 Juli 2018 15:00
Tahun ini, jemaah haji mendapatkan 75 kali jatah makan selama di Arab Saudi.

Dream - Katering merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Tetapi, salah satu kendala yang kerap dihadapi adalah menjaga makanan tetap segar saat didistribusikan dari dapur katering kepada jemaah.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Sri Ilham Lubis, mengatakan, pihaknya telah meminta 72 perusahaan katering menggunakan mobil hidrolik yang dilengkapi pemanas makanan untuk mengantar ransum.

" Ini yang menjaga makanan tidak basi," ujar Sri Ilham di Kantor Kemenag, Jakarta, ditulis Rabu 4 Juli 2018.

Sri Ilham meminta penyedia katering selalu aktif menjaga kualitas makanan. " Kami mensyaratkan kepada mitra kami agar heater selalu aktif dalam posisi tercolok," ucap dia.

Mengenai katering tahun ini, Sri Ilham berharap kualitas makanan yang disajikan tak menurun. " Biasanya, berbagai lauk dan sayuran dimasak pada dini hari atau pagi, kemudian didistribusikan," kata dia.

Tahun ini ada empat titik krusial yang menjadi fokus Kemenag dalam penyaluran makanan. Titik-titik tersebut yaitu, bandara (Jeddah dan Madinah), Madinah, Mekah, dan Armina.

Berbeda dengan pelayanan katering untuk jemaah haji di hotel, di bandara jemaah haji akan mendapat makanan begitu tiba di Tanah Suci.

" Disajikan untuk jemaah saat berada di dalam bus," ucap dia. 

Beri Komentar