Begini Rencana Pengaturan Puncak Haji di Armina

Reporter : Maulana Kautsar
3 Agustus 2018 15:04
Setelah tiba di Mekah, jemaah akan menghadapi puncak haji, yaitu berwukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina.

Dream – Menjelang puncak pelaksanaan haji, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan memerhatikan pelaksanaan ibadah saat Armina.

Setelah tiba di Mekah, jemaah akan menghadapi puncak haji, yaitu berwukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina.

“ Tiga prosesi tersebut akan menjadi perhatian utama,” kata Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU), Nizar Ali di Mekah, Jumat 3 Agustus 2018.

Menurut Nizar, pada musim haji kali ini, petugas tidak akan terkonsentrasi di satu titik. Petugas dari Daerah Kerja Bandara, Mekah, dan Madinah, akan disebar ke sejumlah pos agar bisa lebih menjangkau jemaah yang perlu pertolongan dan kelelahan.

“ Sekarang menjadi kesatuan. Armina tidak lagi dibebani kepada satu daerah kerja. Semuanya harus turun nanti,” kata Nizar.

Pada tahun lalu, petugas haji mengalami kendala menyisir jemaah yang kelelahan saat jumrah aqabah setelah mabit di Muzdalifah. Banyak jemaah yang duduk di bawah terik matahari.

Sementara itu, tim kesehatan akan dipusatkan di tenda Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk menangani jemaah sakit.

Nizar mengatakan tahun ini akan ada tim penyisir jamaah. Mereka berasal dari personel perlindungan jamaah (linjam) dan kesehatan. Tim pertolongan pertama pada jemaah haji (P3JH) juga akan diturunkan.

Adapun pelayanan katering, kata Nizar, tak boleh berhenti. Petugas akan mengawasi produksi dan distribusi makanan jemaah.

Hal ini merupakan komitmen pelayanan haji tahun ini untuk memberikan makan kepada jamaah sebanyak 40 kali. Dapur akan disiapkan di Arafah dan Mina.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pelayanan tenda di Armina pada 2017 merupakan indeks kepuasan terendah. Nilainya sebesar 75,55 persen atau turun 1,75 poin dibandingkan 2016.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar