Barang Hilang Saat Koper Dibongkar Petugas, Risiko Jemaah Haji

Reporter : Maulana Kautsar
10 September 2018 15:51
Muhammad Khanif, meminta jemaah haji tak melanggar aturan barang bawaan ketika pulang.

Dream - Kepala Daerah Kerja Madinah, Muhammad Khanif, meminta jemaah haji tak melanggar aturan barang bawaan ketika pulang. Jika nekat melanggar aturan barang bawaan ketika penerbangan ke Tanah Air, maka akan menanggung risiko pembongkaran.

" Jika ada yang tetap membawa, kopernya akan dibongkar paksa. Kalau ada barang dalam koper yang hilang, itu risiko masing-masing jamaah. Bukan tanggung jawab pihak maskapai," ujar Khanif di Madinah, Sabtu lalu.

Salah satu fokus larangan yaitu, tak diperbolehkannya membawa air Zamzam. Setiap jemaah hanya dapat jatah air zamzam sebanyak lima liter. Air itu akan dibawa oleh pesawat khusus dan dibagikan di debarkasi. 

" Jadi tidak perlu membawa dari Arab Saudi," ujar dia.

Sesuai aturan keselamatan penerbangan, jemaah haji hanya diperkenankan membawa 100 mililiter air minum saat penerbangan.

Aturan membawa air zamzam diabaikan jemaah. Saat pemulangan jemaah haji gelombang pertama dua pekan lalu, ditemukan banyak yang nekat memasukkan botol berisi air zamzam ke dalam koper.

Akhirnya, petugas bandara mengeluarkan paksa botol-botol yang kebanyakan dibalut dengan lakban cokelat itu.

Lporan Maulana Kautsar dari Tanah Suci 

Beri Komentar