Jemaah Haji Tak Perlu Sewa Bus ke Masjidil Haram

Reporter : Ahmad Baiquni
16 Juli 2019 16:18
Satu kloter jemaah haji dilayani enam unit bus.

Dream - Seluruh jemaah haji Indonesia mendapatkan fasilitas Bus Shalawat. Sehingga tidak perlu menyewa kendaraan untuk menuju ke Masjidil Haram.

" Pada prinsipnya bidang transportasi sudah menyiapkan layanan untuk melakukan ibadah umrah perdana bagi jemaah haji yang datang pertama kali ke Kota Mekah," ujar Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi, Asep Subhana, dikutip dari Kemenag.go.id.

Bus Shalawat melayani semua jemaah haji tanpa memandang jarak. Bahkan jemaah yang mendapatkan pondokan di wilayah Jarwal, yang jaraknya hanya sekitar 800 meter dari Masjidil Haram, tetap bisa memanfaatkan fasilitas transportasi ini secara gratis.

Menurut Asep, untuk setiap kelompok terbang telah disiapkan enam unit Bus Shalawat. Menurut dia, kloter terbesar berisi 455 orang jemaah haji.

" Diangkut dengan Bus Shalawat yang kapasitasnya 70-80 orang, maka enam Bus Shalawat dapat sekali angkut mengantar jemaah ke Masjidil Haram guna umroh perdana," kata dia.

Asep melanjutkan jumlah Bus Shalawat tahun ini mengalami peningkatan. Tahun lalu, pemerintah hanya menyediakan empat unit Bus Shalawat untuk masing-masing kloter.

" Evaluasi tahun lalu jumlah tersebut dirasa kurang, maka tahun ini ditambah dua unit lagi. Kita sudah hitung, enam unit bus dirasa cukup," kata Asep.

Bus Shalawat, tambah dia, sudah beroperasi sejak Minggu, 14 Juli 2019, bersamaan dengan masuknya jemaah haji Indonesia ke Mekah. Tahun ini ada sembilan rute Bus Shalawat dengan 56 titik pemberhentian.

" Bus ini juga dapat dimanfaatkan jemaah selama 24 jam," kata Asep.

Beri Komentar