950 Jemaah Jadi 'Penilai' Layanan Haji 2018

Reporter : Maulana Kautsar
30 Agustus 2018 11:11
Kemenag menggelar survei untuk mengukur tingkat kepuasaan jemaah terhadap pelayanan haji.

Dream - Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama menggelar Survei Kepuasan Haji 2018. Survei ini menggunakan 950 jemaah haji sebagai sampel untuk mengukur tingkat kepuasan terhadap layanan yang telah disediakan.

Tujuan pembuatan survei ini sebagai bahan evaluasi bagi Kementerian Agama untuk penyelenggaraan haji di tahun selanjutnya. " Rekomendasi kami berbasis data," kata Irjen Kemenag, M. Nur Kholis Setiawan, Rabu 29 Agustus 2018.

Dalam penyusunan survei tersebut, Kemenag menerjunkan lima peneliti utama dan 20 personel riset. Nur Kholis menggaransi bobot temuan dan rekomendasi yang akan diberikan ke Kemenag.

Survei ini menggunakan teknik sampling dengan margin error sebesar 1 persen. Sementara metode survei yang dipakai yaitu tabel Isaac dan Michael.

" Data kami bukan hasil ngobrol satu dua jemaah di pinggir jalan lalu diumumkan jadi simpulan," kata mantan Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag ini.

Terkait lokasi, kata Nur Kholis, narasumber diambil dari tiga daerah yaitu Madinah, Mekah, dan Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Jumlah narasumber yang diwawancarai sebanyak 650 jemaah haji Indonesia di masing-masing daerah.

" Kami pakai kuesioner menggunakan google form dan wawancara bebas terfokus," kata anggota tim penyusunan survei, Muhibuddin.

" Tahun sebelumnya manual seperti BPS yang diisi jemaah melalui media kertas," ucap dia menambahkan.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci

Beri Komentar