7 Sopir Dipecat karena Tarik Pungli ke Jemaah Haji

Reporter : Eko Huda S
17 September 2018 12:36
Padahal, dalam kontrak antara PPIH dan perusahaan bus mitra disebutkan sopir bus dilarang meminta uang kepada jemaah haji Indonesia.

Dream - Tujuh sopir bus pengangkut jemaah haji Indonesia dipecat. Para sopir itu diberhentikan karena melakukan pungutan liar kepada pada jemaah.

“ Ada tujuh aduan dan mengenai tujuh sopir dan tujuh-tujuhnya sekarang sudah dipecat oleh syarikah (perusahaan),” ujar Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi, Subhan Cholid, di kantor Daker Mekah, Kamis 13 September 2018.

PPIH mendapatkan laporan dari jemaah haji mengenai praktik pungli saat menumpang bus antarkota Madinah ke Mekah dan rute sebaliknya. Para sopir yang diadukan itu memungut biaya dari 3 sampai 4 riyal Saudi ke tiap jemaah.

Padahal, dalam kontrak antara PPIH dan perusahaan bus mitra disebutkan sopir bus dilarang meminta uang kepada jemaah haji Indonesia. Mengenai sopir-sopir tersebut, meski bekerja di perusahaan Arab Saudi, mereka bukan warga lokal.

Menurut Subhan, setiap aduan dari jemaah haji bisa ditindaklanjuti asalkan ada data yang lengkap. Panitia haji hanya bisa menindaklanjuti asal ada bukti yang kuat.

“ Laporannya harus jelas siapa yang diadukan, di mana. Maksudnya siapa itu adalah nomor busnya, foto orangnya juga bisa,” kata Subhan.

Namun apabila pemberian uang itu merupakan inisiatif jemaah, maka kasus tak bisa diproses. “ Misalkan ada rombongan inisiatif kumpulkan untuk sopir tapi ada jemaah yang tidak setuju. Lalu yang tak setuju ini lapor, padahal kan sopir tidak tahu. Nah ini tak bisa diproses,” kata Subhan. Sumber: haji.kemenag.go.id 

Beri Komentar